Bisul (bahasa Latin: abscessus) ialah sekumpulan nanah (neutrofil mati) yang telah terakumulasi di rongga di jaringan setelah terinfeksi sesuatu benda asing (seperti luka tembakan/tikaman). Bisul ialah reaksi ketahanan dari jaringan untuk menghindari menyebar nya benda asing di tubuh.
Organisme atau benda asing membunuh sel sekitarnya, mengakibatkan keluarnya toksin. Toksin tersebut menyebabkan radang, sel darah putih mengalir menuju tempat tersebut dan kemudian meningkatkan aliran darah di tempat tersebut.
Struktur terakhir bisul ialah dinding bisul yang terbentuk oleh sel sehat untuk mencegah barang asing tersebut masuk ke dalam tubuh dan mencegah terkena nya sel lain. tapi, enkapsulasi ini berfungsi untuk mencegah sel imun untuk menyerang bakteri atau benda asing di bisul.
Bisul harus dibedakan dengan empyema. Empyema mengacu pada akumulasi nanah di dalam kavitas yang sudah ada sebelumnya secara normal, sedangkan bisul mengacu pada akumulasi nanah di dalam kavitas yang baru terbentuk melalui proses terjadinya bisul tersebut.
Penyebab awalnya bisa juga karena rambut yang tumbuh ke dalam, luka, atau masuknya benda asing ke dalam kulit.Bisul biasanya di awali dari benjolan merah dan biasanya akan terasa sakit sekali di daerah kulit, yang makin lama akan menjadi lebih keras. Kemudian di tengah benjolan tersebut akan terbentuk puncak berwarna putih - yang akan
memecah atau harus dikeluarkan oleh dokter (melalui prosedur bedah minor). Cairan yang keluar ini disebut nanah, berisi sel darah putih (yang dikirim tubuh untuk melawan bakteri yang menginfeksi daerah
kulit tersebut ), bakteri dan protein.
Bisul bisa juga disebabkan karena tersumbatnya kelenjar minyak, yang kemudian terinfeksi. Bisul seperti ini dinamakan ‘akne kista’, biasanya terjadi di kulit wajah para remaja.
Lain lagi dengan bisul yang disebut ‘hidradenitis suppurativa’, ini disebabkan oleh radang lokal kelenjar keringat. Biasanya bisul yang timbul lebih dari satu buah, lokasinya di daerah ketiak atau pangkal
paha.
Kemudian yang terakhir adalah bisul yang disebut ‘kista pilonidal’, terjadi di lipatan bokong. Awalnya hanya berupa infeksi di folikel rambut, kemudian ditambah dengan iritasi dari tekanan karena
duduk terlalu lama, biasanya saat travelling lama, maka terbentuklah bisul ini.
Tempat tersering terjadinya bisul adalah di daerah tubuh yang banyak terjadi gesekan, misalnya di ketiak dan bokong. Pertolongan pertama yang bisa dilakukan apabila sudah terlihat akan terjadi bisul, adalah
segera kompres dengan air panas (hangat), yang dapat meningkatkan sirkulasi darah ke tempat tersebut. Pengobatannya adalah dengan krim atau salep antibiotik (harus dengan resep dokter). Kalau
tidak sembuh juga, untuk bisul yang telah bermata / ada puncak putihnya, dokter akan mempertimbangkan untuk mengeluarkan nanah. dan untuk bisul yang padat, sakit dan tidak bermata jangan di pencet karena tidak akan ada nanah yang bisa dikeluarkan.
Kalau bisul sudah terlalu banyak, atau ada demam di badan, maka harus ditambah dengan obat, minum antibiotik. Kalau bisul terjadi berulang-ulang, harus dicari faktor yang mendasarinya, apakah ada penyakit
kencing manis, penyakit ginjal berat, penyakit berat, menurunnya daya tahan tubuh pada orang tersebut atau orang yang telah berusia lanjut.
Organisme atau benda asing membunuh sel sekitarnya, mengakibatkan keluarnya toksin. Toksin tersebut menyebabkan radang, sel darah putih mengalir menuju tempat tersebut dan kemudian meningkatkan aliran darah di tempat tersebut.
Struktur terakhir bisul ialah dinding bisul yang terbentuk oleh sel sehat untuk mencegah barang asing tersebut masuk ke dalam tubuh dan mencegah terkena nya sel lain. tapi, enkapsulasi ini berfungsi untuk mencegah sel imun untuk menyerang bakteri atau benda asing di bisul.
Bisul harus dibedakan dengan empyema. Empyema mengacu pada akumulasi nanah di dalam kavitas yang sudah ada sebelumnya secara normal, sedangkan bisul mengacu pada akumulasi nanah di dalam kavitas yang baru terbentuk melalui proses terjadinya bisul tersebut.
Penyebab awalnya bisa juga karena rambut yang tumbuh ke dalam, luka, atau masuknya benda asing ke dalam kulit.Bisul biasanya di awali dari benjolan merah dan biasanya akan terasa sakit sekali di daerah kulit, yang makin lama akan menjadi lebih keras. Kemudian di tengah benjolan tersebut akan terbentuk puncak berwarna putih - yang akan
memecah atau harus dikeluarkan oleh dokter (melalui prosedur bedah minor). Cairan yang keluar ini disebut nanah, berisi sel darah putih (yang dikirim tubuh untuk melawan bakteri yang menginfeksi daerah
kulit tersebut ), bakteri dan protein.
Bisul bisa juga disebabkan karena tersumbatnya kelenjar minyak, yang kemudian terinfeksi. Bisul seperti ini dinamakan ‘akne kista’, biasanya terjadi di kulit wajah para remaja.
Lain lagi dengan bisul yang disebut ‘hidradenitis suppurativa’, ini disebabkan oleh radang lokal kelenjar keringat. Biasanya bisul yang timbul lebih dari satu buah, lokasinya di daerah ketiak atau pangkal
paha.
Kemudian yang terakhir adalah bisul yang disebut ‘kista pilonidal’, terjadi di lipatan bokong. Awalnya hanya berupa infeksi di folikel rambut, kemudian ditambah dengan iritasi dari tekanan karena
duduk terlalu lama, biasanya saat travelling lama, maka terbentuklah bisul ini.
Tempat tersering terjadinya bisul adalah di daerah tubuh yang banyak terjadi gesekan, misalnya di ketiak dan bokong. Pertolongan pertama yang bisa dilakukan apabila sudah terlihat akan terjadi bisul, adalah
segera kompres dengan air panas (hangat), yang dapat meningkatkan sirkulasi darah ke tempat tersebut. Pengobatannya adalah dengan krim atau salep antibiotik (harus dengan resep dokter). Kalau
tidak sembuh juga, untuk bisul yang telah bermata / ada puncak putihnya, dokter akan mempertimbangkan untuk mengeluarkan nanah. dan untuk bisul yang padat, sakit dan tidak bermata jangan di pencet karena tidak akan ada nanah yang bisa dikeluarkan.
Kalau bisul sudah terlalu banyak, atau ada demam di badan, maka harus ditambah dengan obat, minum antibiotik. Kalau bisul terjadi berulang-ulang, harus dicari faktor yang mendasarinya, apakah ada penyakit
kencing manis, penyakit ginjal berat, penyakit berat, menurunnya daya tahan tubuh pada orang tersebut atau orang yang telah berusia lanjut.
Cara mengobati bisul dengan obat tradisional
saya akan sedikit memberikan tips, cara mengobati bisul, selain dengan menggunakan bawang putih, juga bisa dengan menggunakan daun sirsak. makanya mumpung loe sehat makan tuh buah sirsak,..he..he.he..he becanda gue...memang banyak cara dan bahan tanaman herbal yang digunakan, bisa juga mengobati bisul dengan wijaya kusuma, dlsb..cara mengobati bisul dengan daun sirsak sangat mudah. Ambil daun sirsak yang masih muda secukupnya, lalu tumbuk atau remas hingga agak halus, dan tempelkan di tempat yang terkena bisul. Mudah-mudahan dengan cara ini bisul anda akan segera sembuh. Semoda bermanfaat!


Tidak ada komentar:
Posting Komentar